Just to make you smile.blog

Because of your smile,you make life more beautiful

Selsema Babi

Leave a comment

ba1Dari Abdullah bin ‘Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Sampaikanlah PesanKu Biarpun Satu Ayat…”

Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropah dan Amerika di mana daging babi adalah makanan asas dalam hidangan mereka. Dalam kesempatan ini, saya fikir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. 

 

Mereka bertanya kepadanya mengenai rahsia diharamkannya babi dalam Islam. Mereka bertanya kepada Imam, “Kalian (umat Islam) mengatakan bahwa babi haram,kerana ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba-mikroba dan bakteria-bakteria lainnya. Hal itu sekarang ini sudah tidak ada.Kerana babi diternak dalam peternakan modern, dengan kebersihan terjamin, dan proses sterilisasi yang  mencukupi. 

 

Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteria dan mikroba lainnya.? “Imam Muhammad Abduh tidak langsung menjawab pertanyaan itu, dan dengan kecerdikannya beliau meminta mereka untuk menghadirkan dua ekor ayam jantan beserta satu ayam betina, dan dua ekor babi jantan beserta satu babi betina mengetahui hal itu, mereka bertanya, ” Untuk apa semua ini?” Beliau menjawab, ” Penuhi apa yang saya pinta, maka akan saya perlihatkan suatu rahsia.

 

” Mereka memenuhi apa yang beliau pinta. Kemudian beliau memerintahkan agar melepas dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling membunuh, untuk mendapatkan ayam betina bagi dirinya sendiri, hingga salah satu dari keduanya hampir tewas. Beliau lalu memerintahkan agar mengurung kedua ayam tersebut.

 

Kemudian beliau memerintahkan mereka untuk melepas dua ekor babi jantan bersama dengan satu babi betina. Kali ini mereka menyaksikan keanehan. Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnnya, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya. 

 

Selanjutnya beliau berkata, “Saudara-saudara, daging babi membunuh ghirah’ orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya bersama lelaki lain, dan membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, dan kalian membiarkannya tanpa rasa cemburu, dan was-was, kerana daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya
nassedisney4_gifComelnya ba alif ba ya di atas…Budak2 pun mudah terpikat.

Teringat saya masa saya mula2 kerja dulu.Dulu pergi dan balik kerja naik 

bas Sri Jaya.Warna biru tua tu. Saya duduk dihadapan manakala di belakang saya duduklah dua orang ni.Saya pun pasang telinga jugaklah nak dengar apa yang

dia syok sangat bersembang tu. Saya tak pastilah samada mereka sengaja nak suruh saya dengar atau sebaliknya.Mereka bilang makanan kalau tak campur

dengan daging babi tak sedap. Tak ada rasa apa2. Siot punya orang..

SAmpai sekarang saya masih ingat lagi..Agaknya sekarang ni mereka makan

ba alif ba ya lagi tak atau dia dah menjadi mangsa JE atau Sars dulu?

Advertisements

Author: anayusof

A mother to two adorable kids.Working in an engineering consultation firm. Masih baru dalam dunia blogging.Cantik tiada tapi manis ada..he,he,he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s